Busquetrabalhos relacionados a Jelaskan kaidah penulisan naskah drama ou contrate no maior mercado de freelancers do mundo com mais de 21 de trabalhos. Cadastre-se e oferte em trabalhos gratuitamente. Como Funciona ; Percorrer Trabalhos ; Jelaskan kaidah penulisan naskah drama trabalhos
Halo sobat, setelah kemarin kita mempelajari tentang Teks Anekdot sekarang kita akan menulis cara menulis naskah drama yang benar yang Wajib Kamu ketahui agar naskah drama kamu dapat terlihat lebih bagus dan keren!Drama adalah salah satu bidang dari Seni Sastra yang terdapat dalam pertunjukan drama, opera, pantomim, balet, dll dan dapat dilakukan di teater, atau di radio atau televisi. Drama sendiri berasal dari kata Dramoai yang berarti “To Act” atau melakukan sesuatu’ atau Bermain Peran dalam melakukan Karya Drama kita menjadi bagus saat di tampilkan dalam sebuah pertunjukan perlu sebuah naskah yang bagus. Dan dalam drama terdapat cara dan kaidah menulis naskah drama yang meski diikuti seperti berikut dan Cara Menulis Naskah DramaCiri – ciri DramaSebelum memulai menulis naskah drama terlebih dahulu kita harus mengetahui tiga ciri drama itu sendiri yaitu Berupa Cerita, sebuah drama mesti memiliki sebuah cerita yang dapat diikuti di Dialog, dalam sebuah drama dialog antar tokoh yang menggerakkan dipentaskan, tentu saja sebuah drama dibuat untuk ditampilkan di depan umum bukan ?Struktur Drama AdalahBerbeda dengan Seni sastra lain, drama mempertimbangkan banyak hal berkaitan dengan penyajian di atas panggung, Nah disitulah, Struktur digunakan oleh penulis skenario untuk mempermudah mereka dalam berikut ini adalah struktur dalam menurut KBBI adalah adegan singkat ataupun Narasi pembuka yang ada dalam cerita. Prolog adalah bagian pengantar atau pembuka dalam sebuah cerita. Dalam prolog biasanya kamu akan menceritakan tentang gambaran umum cerita dibacakan saat akan memulai pertunjukan adalah percakapan yang melibatkan tokoh-tokoh drama yang dapat menggambarkan kehidupan dan watak tokoh, problematikan hidup yang dihadapi, dan cara tokoh dalam menyikapi persoalan hidupnya. Dalam drama dialog digunakan sebagai pendorong juga dapat berupa monolog atau sebuah cara penyampaian dialog oleh satu orang pemain sajaEpilogEpilog merupakan ending atau akhir dari cerita, dimana kita menceritakan inti sari dan penyelesaian konflik yang dialami oleh para tokoh dalam – Unsur dalam DramaDalam menulis Naskah Drama terdapat beberapa unsur – unsur yang harus kamu perhatikan diantaranya TemaTema adalah bahasan dasar yang ingin dibicarakan oleh kamu sebagai penulis naskah drama. Tema merupakan inti cerita dalam sebuah drama. Unsur ini yang membangun gagasan pokok dalam drama yang menjadi dasar dan sudut pandang yang akan coba kamu AlurAlur adalah rangkaian peristiwa yang dijalin sedemikian rupa untuk menjalankan cerita, dari awal, tengah, hingga mencapai klimaks dan akhir garis besar, plot drama dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaituPemaparan atau eksposisi – Pada bagian pembuka ini diceritakan mengenai tempat, waktu dan segala situasi dari para tokoh awal atau konflik awal – Di bagian ini mulai dimunculkan konflik awal atau masalah yang perlu di pecahkan tokoh untuk menjalankan jalan dan krisis – cerita mulai terbangun dan tokoh cerita melewati krisis demi krisis. Clousure atau Penyelesaian – Pada tahap Tokoh mulai mendapatkan momen atau peristiwa yang dapat memecahkan persoalan yang tengah – Sikap dari para Tokoh atas konflik yang sudah mereka tiga jenis alur dalam drama, yaituSirkuler alur cerita yang berkisar pada satu peristiwa memiliki alur berurutan, biasanya berdasarkan urutan waktu kejadian dan disusun secara alur cerita yang terpisah dalam bagian episode namun bertemu kembali di akhir adalah dalam drama berbeda dengan karya sastra lainnya. Dalam Drama Dialog berguna untuk menggiring tokoh dalam konflik atau menjalankan cerita atau juga berguna untuk membangun ekspresi, emosi, pemikiran, pembentukan karakter, bahkan motivasi gerakan yang dilakukan oleh tokoh bertugas mengaktualisasikan cerita atau naskah drama di atas pentas. Dalam drama Tokoh dan Dialog berguna untuk menjalankan alur sebuah cerita. Tokoh berkaitan erat dengan penokohan atau perwatakan. Perwatakan tersebut dapat diidentifikasi dari dialog diucapkan atau ekspresi dan gerak-gerik di dalam cerita ada beberapa loh! Dan menjadi terbagi ke dalam beberapa bentuk yaitu Protagonis, tokoh utama yang menggerakkan plot alur cerita dari awal sampai antagonis adalah tokoh yang menentang keinginan dari tokoh adalah tokoh yang dipercaya oleh tokoh biasa menjadi penyelesai atau pemberi solusi atas apa yang dialami tokoh adalah tokoh pembantu yang menjadi Sidekick tokoh protagonis ataupun antagonis yang berguna untuk menyusahkan atau membantu tokoh adalah tokoh provokator yang digunakan untuk menggerakkan tokoh adalah tokoh pembantu atau setting merupakan gambaran waktu, tempat, suasana, atau ruang dalam drama. Kamu sebagai Penulis naskah drama harus mempertimbangkan latar tempat apa yang ingin kamu tampilkan. Selalu perhatikan kemungkinan tempat dimana dramamu akan pesan tersirat yang coba kamu sampaikan sebagai penulis naskah drama. Tapi Penonton dapat menafsirkan sendiri pesan moral yang terkandung dalam naskah yang dibaca atau drama yang Kebahasaan DramaDalam menulis naskah drama ada beberapa kaidah yang harus diperhatikan dalam menulis naskah drama yaitu Berupa dialogMenggunakan tanda petik pada dialogMenggunakan kata ganti orang ketiga pada bagian prolog atau kata ganti orang pertama dan kedua pada dialogMenggunakan konjungsi temporal seperti sebelum, sekarang, setelah itu, mula-mula, kemudianBanyak memakai kata kerja untuk menggambarkan suatu peristiwa menyuruh, menyingkirkan, menghadapJuga memakai kata kerja untuk menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan oleh tokoh menginginkan, mengharapkan, mengalamiMenggunakan kata-kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana ramai, bersih, hebatContoh Drama Kenapa Kamu Menangis ?Sumber biasa saat akan pulang sekolah. Akhas berjalan melewati sebuah gang menuju rumahnya, saat berjalan pulang dia menemukan gadis yang dia suka, Salsa tengah berjalan sambil menangis. Awalnya Akash tak ingin menggangu gadis itu. Dia malu. Tapi kali ini dia mencoba memberanikan diri, karena dia tak ingin gadis itu terus menangisAkash Mencoba mendekat ke salsa “Sa, kamu kenapa?”Salsa Dengan suara acuh dan tangan yang mencoba menghapus air mata “enggak apa – apa.”Akash “kamu bohong, sudah jelas kamu sedang tidak baik – baik saja. ?”Salsa yang awalnya tak ingin di ganggu, berhenti berjalan. Dia menatap teman yang sekelasnya itu. Wajahnya terlihat sangat khawatir. Hati Salsa pun “Aku ada masalah, Kas!”Akash “Masalah? Masalah apa, Sa? kamu bisa cerita sama aku, mungkin aku bisa bantu.”Salsa sekali lagi melihat temannya “Udahlah, ini rumit. Aku enggak ingin membuatmu repot”Akash “Semua masalah itu rumit. Dan akan semakin rumit jika kamu simpan itu sendiri, jadi percaya sama aku. Kamu bisa cerita apapun ? Akash TersenyumSalsa Tertunduk lemas, nada pelan “Sudah beberapa hari ini orang tua ku selalu tak akur. Mereka bertengkar setiap hari Salsa terdiam, aku stress Kash”Akash “Kalau boleh tahu. Kenapa mereka bertengkar pertengkaran mereka?”Salsa salsa menggelengkan kepalanya pelan “Tidak jelas. Katanya mereka sudah tidak sehati lagi.”Akasha “Sabar ya, Sa. Terus berdo’a dan berusaha, meski sulit tapi coba mulai mengajak mereka bicara dari hati ke hati.”Salsa “Maunya sih begitu, tapi apa mungkin? Mereka saja tak pernah mengajakku bicara, mereka egois. Aku enggak tahu harus bicara sama siapa ?” Air matanya kembali berlinangAkasha “ aku yakin mereka pasti mau bicara denganmu juga, karena kamu adalah anak kesayangan mereka. Tapi Kamu bisa cerita sama aku,” Menggenggam Tangan Salsa”Salsa “Iya. Tapi apa kamu mau mendengar cerita sedihku setiap hari ?”Akasha “Setiap orang pasti mengalami masa-masa sulit, tapi kadang butuh orang lain untuk mendengar cerita mereka, dan kamu bisa menjadi orang yang mendengar masalah mereka”Salsa “Kamu benar,”Akasha “Tidak ada masalah tanpa solusi, begitupun masalah kamu. Meski ini menyangkut orang tua, pasti ada jalan keluarnya, percaya sama aku. Berdo’a pada yang di atas agar semua bisa kembali seperti semula.”Salsa “Makasih ya, Kash. Aku sedikit lega. Aku janji, akan mencoba berbicara pada mereka tanpa putus asa.”Aksaha “Janji?” mengacungkan kelingkingnyaSalsa “Janji.”Persahabatan yang tak hari Rabu Gina, Sinta, Putri dan Nia membersihkan kelas karena hari Rabu adalah jadwal piket “Sinta ..tolong kamu hapus papan tulis itu!”Sinta”Oke..Gina,tapi muka kamu kok pucat?”sambil menghapus papan tulis Gina”Perut aku lagi sakit”Putri”ya sudah aku antar kamu ke ruang UKS ya?”Gina “Aduhhh..gimanaya?”kebingungan Putri”Sudahlah, aku antar kamu…ayo”Gina”Tapi..tapi”Putri”Dari pada kamu makin kesakitan?Gak perlu khawatir di UKS ada obat sakit perut.”Gina”oke..aku mau ke UKS”Putri”Ayoo”merangkul bahu Gina dan mengantar Gina ke UKSNia”Sin..ada apa dengan Gina?”Sinta”Ohh..Gina, dia sakit Putri membantu dia ke UKS”Tiba – tiba Anton yang telat masuk ke Sorii ..soriii aku terlambat karena kakek aku tiba mendadak sakit. Jadi aku harus mengantar kakek untuk berobat ke rumah sakit dulu.”Nia”Gak apa – apa Anton.. kebetulan pekerjaannya sudah selesai”Anton”Tunggu…tunggu…..ke mana Gina dan Putri?”Sinta” Gina sakit perut, jadi Putri mengantarnya ke UKS.”Anton”Oh..begitu”Lalu Putri kembali ke kelas, dan langsung mendekati Anton kok kamu telat?”Anton” Sori Put, tadi pagi kakek aku mendadak sakit jadi aku harus mengantar kakek untuk berobat ” okelah, kalau begitu, lain kali jangan terlambat lagi iya.”Anton ” tentu putri.”Baca juga Contoh Kata PengantarDan itulah kawan cara menulis naskah drama beserta contohnya. Semoga dapat membantu kamu dalam menuliskan drama yang bagus. Hingga dapat ditampilkan di depan banyak follow and like us
BagiAnda yang selama ini belum memiliki pengalaman menyusun naskah drama, mungkin saja hal tersebut tidak mudah untuk Anda lakukan. Nah, melalui artikel contoh naskah drama ini saya akan berbagi referensi dengan Anda sebuah teks drama singkat yang nantinya dapat Anda pelajari bagaimana tata-cara pembuatan naskah drama secara baik dan benar.
Quipperian, siapa di antara kamu yang senang main drama atau bahkan mengulik naskah drama? Sebuah drama tentu tidak akan berjalan sempurna apabila tidak punya naskah yang bagus. Selain pertunjukannya sendiri, naskah drama pun masuk dalam salah satu karya seni sastra yang patut diapresiasi. Untuk tambahan informasi kamu nih, Quipperian, sebenarnya di dalam dunia sastra ada 3 jenis, yakni fiksi berwujud cerita atau narasi, isinya mendeskripsikan peristiwa, puisi berwujud barisan-barisan pendek dengan kekuatan irama dan imajinasi, dan drama berwujud aksi para tokoh yang berdialog satu sama lain. Nah, coba yuk kita kulik lebih jauh mengenai naskah drama mulai dari pengertian dan contoh-contohnya! Naskah drama adalah sebuah teks yang berisikan dialog dengan gambaran karakter-karakter tokoh di dalamnya, berfungsi sebagai naskah sastra untuk dibaca atau naskah untuk dipentaskan. Kata drama sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti tindakan. Terdapat unsur-unsur intrinsik dalam drama, yakni Tema gagasan pokok yang mendasari naskah drama. Karakter pelaku yang menjalankan setiap adegan sehingga adegan tersebut bisa mengalir jadi sebuah cerita. Ada 3 karakter dalam drama yakni antagonis, protagonis, dan tritagonis. Alur jalan cerita sebuah drama, biasa dimulai dari awal, perkelahian, perumitan, puncak cerita, peleraian, dan bagian akhir. Latar segala sesuatu dalam drama yang mengacu pada keterangan waktu, ruang, dan suasana. Sudut pandang cara pengarang menyampaikan cerita. Ada 3 sudut pandang yakni, sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang ketiga, dan sudut pandang pengamat serba tahu. Amanat pesan moral yang hendak disampaikan penulis pada penonton drama. Nah, berdasarkan penyajian kisahnya, drama dibagi ke dalam 8 jenis nih, Quipperian Tragedi Komedi Tragekomedi Opera Melodrama Farce mirip dagelan Tablo Sendratari Contoh Naskah Drama Nah, biar kamu belajarnya lebih asyik dan mudah mengerti, berikut Quipper Blog sertakan beberapa contoh naskah drama, nih. 1. Naskah Drama Persahabatan Judul drama Ketiduran, Deh! Pemain Indri, Gina, Yuni, Sam, dan Alex Siang itu saat jam istirahat, lima sekawan yakni Indri, Gina, Yuni, Sam, dan Alex sedang berkumpul di kantin sekolah untuk membicarakan tugas kelompok. Indri Pulang sekolah nanti, kita berkumpul di rumah Yuni, ya untuk membicarakan tema presentasi tugas kelompok. Gina Wah, maaf, sepertinya aku tidak bisa ikut. Sam Lho, kenapa, Gin? Gina Hari ini aku harus menjaga adikku di rumah, pulang sekolah Ibuku harus keluar sebentar. Yuni Kalau begitu, kita berkumpul di rumahmu saja, Gin. Alex Ide bagus, tuh. Rumah Gina juga lebih dekat dengan rumahku sambil tertawa kecil. Indri Oke, deh. Kumpul di rumah Yuni, ya. Jam menunjukkan pukul Teman-teman sudah berkumpul di rumah Gina dan sudah berganti pakaian. Alex nampak sangat mengantuk, berkali-kali menguap sejak tiba di rumah Gina. Di rumah Gina, di ruang tamu Indri Nah, sudah kumpul semua ya. Yuk, kita mulai pembahasan kita. Menurut kalian, tema yang akan kita bahas sebaiknya tentang global warming atau animal abuse? Gina Aku buatkan kalian minuman dulu, ya pergi ke dapur. Alex menguap dengan mata sayu Sam Sebaiknya tentang animal abuse saja, karena aku yakin sudah banyak kelompok lain yang mengangkat tema global warming. Yuni Aku ikut saja. Indri Lex? menoleh ke arah Alex. Alex sudah mulai tertidur dengan posisi kepala tegak dan bersandar ke sofa Sam Ya ampun, anak ini! Disuruh kerja kelompok malah tertidur! suara berbisik. Yuni Sudah biarkan saja, mungkin memang kecapekan sambil tertawa. Mereka kemudian mengerjakan tugas bersama-sama. Tak terasa, waktu menunjukkan pukul Alex melompat bangun dari tidur Maling! Maling! berteriak dengan wajah linglung Indri, Gina, Yuni, dan Sam menatap Alex dengan wajah terkejut. Tak lama kemudian mereka berempat tertawa terbahak-bahak. Alex masih menunjukkan raut wajah kebingungan. Alex Eh? Aku mengigau ya? Yuni Makanya, kalau kerja kelompok itu jangan tidur! Sam Kamu tuh ngantuk parah banget apa ya sampai enggak kuat menahan mata! Wajah Alex memerah karena malu. Ia pun kemudian pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka. 3. Naskah Drama Komedi 6 Orang Judul drama Kekompakan Nomor Satu! Pemain Tari, Rena, Fonni, Angga, Jimmy, Mike Sore itu, grup musik bernyanyi dari Sanggar Carina sedang bersantai di taman. Mereka adalah Tari, Rena, Fonni, Angga, Jimmy, dan Mike. Tari Jadi, kalian sudah dapat izin dari sekolah untuk libur seminggu? Angga Aku sudah. Fonni Aku juga. Mike Sekolahku malah sangat mendukung grup kita untuk kompetisi di Jepang ini, guys. Guru-guru di sana bahkan sampai bersedia menyiapkan catatan untukku. Rena menunjukkan wajah murung. Jimmy Aku juga sudah dapat izin. Eh, kenapa kamu murung, Ren? Rena Tidak apa-apa. Aku masuk kelas dulu, ya. Rena pergi meninggalkan teman-temannya di taman dan masuk ke dalam ruang latihan. Teman-temannya saling memandang penuh kebingungan. Tak lama, mereka pun ikut masuk menyusul Rena. Tari Rena! Sebenarnya ada apa sih? Kamu beneran enggak ikut ke Jepang? Fonni Iya, Ren! Ayo, bicara dong yang jelas! Jimmy Guys, jangan teriak-teriak! Enggak enak dilihat sama yang lain Jimmy menatap ke sekeliling Mike Ren, ceritakan aja. Kita ini kan satu kelompok. Rena terdiam sesaat Sepertinya aku tidak bisa ikut berkompetisi ke Jepang, teman-teman. Semua menunjukkan wajah terkejut Tari Kenapa, Ren? Ada yang bisa kami bantu? Rena Pihak sekolahku memang sudah memberikan izin. Tapi nampaknya orang tuaku kurang setuju karena berpergian dengan pesawat. Jimmy Memangnya kenapa? Rena Orang tuaku belum pernah naik pesawat. Jadi mereka takut ada kejadian buruk yang akan menimpaku nanti. Mereka semua saling pandang Fonni Bagaimana kalau kita bersama-sama datang ke rumahmu untuk berbicara dengan orang tua kamu, Ren? Mike Iya! Kita bisa bantu meyakinkan Mama Papa kamu. Rena Kalian mau melakukan itu untukku? Tari Tentulah! Kita kan satu grup! Jimmy Baiklah, kita berangkat ke rumah Rena sehabis latihan, ya? Fonni Oke! yang lain mengangguk semangat Rena Terima kasih banyak ya, teman-teman mata Rena berkaca-kaca. 3. Naskah Drama Pendek Judul drama Impian masa depan Pemain Rissa, Inez, Jessy, Siska Pada suatu malam, Rissa, Inez, Jessy, dan Siska sedang menginap di rumah Inez. Mereka sedang membicarakan impian masa depannya sebagai para perempuan modern. Rissa Menurut kalian, saat lulus kuliah nanti, sebaiknya bekerja sesuai dengan jurusan kuliah atau tidak? Inez Kalau menurutku harus! Karena kita kan sudah memilih jurusan itu sejak awal, tentu saja harus cari pekerjaan yang sesuai jurusan juga supaya ilmunya terpakai. Jessy Kalau menurutku yang penting ketemu dengan kerjaan apa saja dulu. Tidak perlu terlalu idealis kalau baru pertama kali kerja. Rissa Kalau kamu gimana, Sis? Siska Kalau aku sih yang penting gajinya jangan terlalu kecil! tertawa Inez Kalau kamu sendiri gimana, Ris? Rissa Kalau aku pasca lulus nanti enggak mau kerja di perusahaan orang! Aku mau bikin lapangan pekerjaan sendiri! wajah antusias Inez Bukannya sebaiknya cari pengalaman dulu di tempat kerja baru bisa membuat perusahaan sendiri? Siska Iya! Kalau kamu belum ada pengalaman, mau buat perusahaan seperti apa? Kan, tidak ada contohnya. Jessy Ah, sudahlah saat ini tidak usah didebatkan secara detail. Kita kan masih SMA! menengadah ke atas, bersikap santai Rissa tertawa Yang penting saat ini kita sudah tahu cita-cita kita apa. Itu yang terpenting! Inez dan Siska Siap! Quipperian, itulah sekilas mengenai pengertian dan contoh-contoh naskah drama. Gimana, cukup membantu? Jika kamu mau baca artikel menarik lainnya, langsung saja kunjungi Quipper Blog, ya! Penulis Serenata
Oleh Ranem, Guru SMPN 1 Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur - Dalam drama, peristiwa sengaja dimunculkan. Para tokoh memerankan adegan yang berlangsung sealami mungkin. Percakapan antartokoh direkayasa sedemikian rupa, sehingga penonton atau pembaca dapat menikmati peristiwa tersebut dan menjadi terhibur. Di bawah ini adalah salah satu peristiwa dalam sebuah drama Laki-laki tua itu memalingkan wajahnya. Tak terasa bulir-bulir air bening mengalir di pipinya yang keriput. Dikedip-kedipkan matanya menahan supaya air yang mengalir tak bertambah deras. Ditahannya tangannya untuk tidak mengelap wajahnya. Ditengadahkan wajahnya membelakangi putranya yang sedang mengerang kesakitan. Kedua laki-laki itu saling menahan perasaan masing-masing. Peristiwa yang digambarkan pada kutipan di atas banyak kita baca di buku cerita. Dalam kehidupan sehari-hari tak jarang kita menemukan peristiwa seperti dalam teks tersebut. Hal-hal yang berkaitan dengan blocking, penempatan dekorasi dan latar terdapat dalam unsur drama yang disebut pentas atau pementasan. Pementasan drama yang baik berasal dari teks yang baik pula. Teks drama terdiri dari berbagai unsur. Baca juga Persiapan dan Kelengkapan Pementasan Drama Unsur-unsur drama Peristiwa yang dinarasikan dapat diubah menjadi adegan oleh para tokoh dengan disertai dialog. Drama adalah teks yang menggambarkan adegan para tokoh dalam kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku yang dipentaskan. Banyak istilah yang merujuk pada pengertian drama seperti sandiwara, lakon, tonil, sendratari, dan tablo. Ciri utama drama adalah berupa cerita berbentuk dialog dan bertujuan untuk dipentaskan. Sebelum dinikmati penonton, cerita tersebut dituangkan dalam sebuah teks yang disebut teks drama atau naskah drama atau skenario. Dari naskah tersebut para tokoh mempelajari lakuan yang harus dibawakan dengan dialog yang harus diucapkan. Unsur drama terbangun atas Alur Alur merupakan rangkaian peristiwa dan masalah yang akan menggerakkan jalannya cerita. Tataran alur secara umum terdiri dari pengenalan cerita, konflik awal, perkembangan konflik, dan juga Contoh Naskah Drama Tentang Pendidikan Penokohan Penokohan merupakan cara pengarang menggambarkan karakter para tokoh. Tokoh harus dapat mengaktualisasikan isi naskah di atas panggung. Tokoh-tokoh ini didukung setting/latar peristiwa dan aspek lain yang akan menampilkan isi cerita dan amanat yang hendak disampaikan. Tokoh secara umum dibedakan atas tokoh utama dan tokoh pembantu. Dari segi perwatakan, dalam memerankan perannya, tokoh dibedakan menjadi empat, yaitu tokoh berkembang, tokoh pembantu, tokoh statis, dan tokoh serba bisa. Tokoh berkembang merupakan tokoh yang mengalami perkembangan nasib dan karakter selama pertunjukan drama. Biasanya tokoh ini dari bernasib kurang beruntung menjadi beruntung setelah melakukan berbagai perjuangan. Tokoh pembantu lebih cenderung diperbantukan untuk mendukung tokoh utama. Tokoh statis merupakan tokoh yang tidak mengalami perubahan karakter selama pertunjukan. Tokoh serba bisa adalah tokoh dapat berperan sebagai tokoh lain. Biasanya tokoh ini melakukan penyamaran dalam cerita yang ditampilkan. Dialog Dialog merupakan percakapan antartokoh. Dialog terdiri dari tiga bagian, yaitu Tokoh atau orang yang memerankan Wawancang yaitu dialog atau percakapan Kramagung yaitu pertunjukan perilaku atau tindakan yan dilakukan tokoh. Baca juga Naskah Drama Pendek Penerapan Sikap Toleransi dalam Hidup Sehari-Hari Latar Latar atau setting merupakan keterangan tentang tempat, waktu, dan suasana. Penjelasan latar drama dinyatakan dalam bentuk pementasan yang disebut dengan kramagung. Latar juga terlihat pada tata panggung dan tata cahaya. Bahasa Bahasa merupakan media komunikasi antartokoh yang menggambarkan watak tokoh. Melalui penggunaan bahasa, penonton dapat mengetahui watak tokoh. Unsur lain dalam pementasan antara lain panggung, kostum, pencahayaan, dan tata suara. Tanggapan pementasan drama Drama yang dipentaskan dapat menimbulkan berbagai tanggapan oleh penonton. Melalui pementasan penonton akan terbantu imajinasinya dalam memahami jalannya cerita yang semuanya telah divisualisasikan oleh sutradara. Kesan yang ditimbulkan dapat beragam bergantung pada pemahaman penonton dan pengalaman masing-masing. Tanggapan yang baik terhadap pementasan drama tidak hanya sekadar setuju atau tidak setuju dengan tindakan tokoh, namun alasan yang logis dan meyakinkan dengan bahasa yang santun akan lebih penting untuk diterimanya sebuah tanggapan. Baca juga Perbedaan Drama dan Teater Struktur dan kaidah kebahasaan teks drama Struktur teks drama terdiri atas prolog, dialog dan epilog. Dalam dialog terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi. Kaidah kebahasaan yang sering muncul dalam teks drama antara lain kalimat langsung, kata ganti, kata tidak baku, kosa kata percakapan, konjungsi temporal, kata kerja, kata sifat, kalimat seru, kalimat perintah, dan kalimat tanya. Menulis teks drama Teknik menulis drama dibedakan menjadi dua, yaitu Menulis teks drama berdasarkan cerita yang sudah ada, misalnya cerpen atau novel Menulis teks drama dengan orisinalitas ide atau berdasarkan ide sendiri. Secara umum langkah-langkah menulis teks drama diawali dengan Menentukan topik Menentukan tokoh yang terlibat dalam cerita beserta karakternya Membuat kerangka alur yang menarik dan tidak mudah ditebak Mengembangkan kerangka ke dalam dialog-dialog dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaannya. Baca juga Contoh Teks Drama Beserta Strukturnya Pementasan drama Kesempurnaan naskah drama apabila telah dipentaskan. Langkah-langkah pementasan drama adalah pembedahan naskah, membaca keseluruhan naskah, pemilihan peran, pendalaman peran, pengaturan teknis pentas, latihan keseluruhan, gladi resik, dan pementasan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.